Ini Alasan KIP Aceh Rahasiakan 21 Identitas Panelis Debat Calon Gubernur
Hendra menjelaskan, bahwa 21 orang panelis ini akan dibagi dalam tiga kali sesi debat publik dan setiap debat terdapat tujuh orang panelis.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KIP Aceh, Hendra Darmawan
PINTOE.CO - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh tidak mempublikasikan 21 identitas panelis debat publik calon gubernur dan calon wakil gubernur Aceh pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KIP Aceh, Hendra Darmawan mengatakan pihaknya masih mencari calon panelis untuk debat publik.
"Identitas panelis itu tidak boleh dipublikasikan, harus dirahasiakan untuk mencegah intervensi dari pihak manapun," kata Hendra.
Hendra menjelaskan, bahwa 21 orang panelis ini akan dibagi dalam tiga kali sesi debat publik dan setiap debat terdapat tujuh orang panelis.
"Tim panelis akan merumuskan pertanyaan sub tema yang telah disusun oleh tim perumus debat," ungkapnya.
Sebelumnya, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memastikan seluruh perangkat yang bertugas dalam debat pemilihan gubernur (Pilgub) Aceh, tak terafiliasi dengan kandidat yang ikut kontestasi.
Wakil Ketua KIP Aceh, Agusni AH mengatakan, panelis debat cagub-cawagub Aceh berasal dari unsur akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat. Debat itu juga akan disiarkan langsung oleh televisi nasional.
"KIP memastikan itu (panelis tidak terafiliasi dengan paslon). Kalau moderator dari pihak penyiaran televisi," kata Agusni AH, kepada Pintoe.co, Jumat, 11 Oktober 2024.
Agusni menyampaikan, bahwa KIP Aceh tidak mampu menjangkau lebih jauh keterlibatan seseorang dalam pesta demokrasi ini. Ia berharap, masyarakat ikut mengawasi pihak-pihak yang dimaksud ini.
"Karenanya butuh informasi akurat dari semua pihak agar semuanya bisa berjalan sesuai kaedah dan konstitusi," ucapnya.[]