Bustami Hamzah menjelaskan, proses pergantian penjabat kepala daerah saat ini telah sesuai dengan mekanisme dan aturan hukum yang berlaku.

Pesan-Pesan Pj Gubernur Aceh kepada Tiga Penjabat Kepala Daerah yang Dilantik Hari Ini

Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah tengah menyampaikan arahan kepada penjabat kepala daerah yang dilantik Kamis, 18 Juli 2024 | Foto: Humas Pemerintah Aceh

PINTOE.CO - Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah mengajak penjabat bupati dan wali kota di seluruh Aceh untuk saling menjaga kekompakan. Hubungan baik antarsesama kepala daerah pasti akan memudahkan usaha membangun Aceh.

Selain itu, Bustami Hamzah juga meminta semua penjabat kepala daerah di tingkat kabupaten/kota agar membina keharmonisan dengan multipihak, terkhusus lembaga legislatif, ulama-ulama, dan seluruh masyarakat. Baik masyarakat dengan pejabat atau pemimpin mesti bersatu padu, jangan terpecah-pecah.

Nasihat itu disampaikan Bustami Hamzah usai melantik tiga penjabat kepala daerah baru di Aceh pada Kamis, 18 Juli 2024. Ketiganya adalah Andri Nourman (Pj Wali Kota Sabang), Samsul Azhar (Pj Bupati Pidie), dan Jata (Pj Bupati Gayo Lues).

Dalam sambutannya, Bustami Hamzah juga berpesan bahwa kerja sama yang erat sangat dibutuhkan saat ini mengingat akan berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 serta Pilkada Serentak 2024.

“Binalah kekompakan dan komunikasi yang harmonis dengan para pihak, terutama dengan legislatif, judikatif, para ulama dan elemen masyarakat, demi menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah. Dengan situasi yang aman dan terkendali tentu aktivitas pembangunan tentu akan berjalan lancar,” ujar Bustami Hamzah.

“Kepada Saudara yang wilayahnya terdapat venue pelaksanaan PON XXI, saya ingatkan untuk terus meningkatkan kesiapan dan persiapan jelang pelaksanaan PON serta pilkada yang sudah sangat dekat waktunya ini. Dengan kekompakan, Insya Allah kita akan mampu menyukseskan gelaran PON dan pilkada,” dia menambahkan.

Bustami Hamzah juga menyampaikan nasihat agar para penjabat yang baru dilantik untuk menjalankan pemerintahan secara transparan, akuntabel, dan taat hukum.

“Upayakan agar APBK dapat dijalankan tepat waktu sehingga gerak pembangunan dapat dimulai lebih awal. Jangan lupa untuk membenahi semua sistem administrasi agar tertata dan terkelola dengan baik,” Bustami berpesan.

Dia juga menyatakan, “Bangun tim kerja yang solid agar program terbaik yang telah berjalan sebelumnya dapat terus berlanjut. Saudara juga perlu memberi perhatian serius bagi upaya penurunan kasus stunting di daerah masing-masing, sebab stunting sangat mempengaruhi kualitas SDM generasi muda Aceh di masa yang akan datang”.

Selain itu, Bustami Hamzah mengimbau agar para penjabat kepala daerah terus mengoptimalkan kinerja TPID guna mengantisipasi inflasi. Distribusi pangan harus diperhatikan sehingga inflasi tahunan tetap berada pada angka yang stabil. Antisipasi terhadap bencana juga harus dipersiapkan agar dapat menghindari kemungkinan terjadinya hal yang terburuk.

“Sebagai Penjabat Gubernur Aceh, yang salah satu tugasnya melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap pemerintahan kabupaten/kota, saya mengingatkan Saudara untuk menjalankan tanggung jawab ini sebaik mungkin, agar gerak pembangunan di wilayah yang Saudara pimpin berjalan dengan baik,” Bustami menegaskan.

Bustami Hamzah menjelaskan, proses pergantian penjabat kepala daerah saat ini telah sesuai dengan mekanisme dan aturan hukum yang berlaku.

“Kepada para Penjabat Bupati dan Penjabat Wali Kota yang baru dilantik, saya ucapkan Selamat Bekerja. Dan kepada penjabat bupati dan penjabat wali kota sebelumnya, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah Saudara tunjukkan selama ini. Semoga kerjasama membangun Aceh dapat terus ditingkatkan,” pungkas Gubernur.[]

pjgubernuraceh pjgubernuracehbustamihamzah bustamihamzah