Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, kondisi ini berujung pada penanganan yang kurang optimal, sehingga harga ikan di Aceh anjlok. 

Musim Ikan Melimpah, Kadis DKP Aceh: Penanganan Nelayan Masih Kurang Baik

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman

PINTOE.CO - Musim ikan tongkol yang melimpah di perairan Aceh menyebabkan para nelayan tidak lagi memperhatikan kualitas tangkapan ikan. 

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, kondisi ini berujung pada penanganan yang kurang optimal, sehingga harga ikan di Aceh anjlok. 

“Saat ikan dibawa ke darat, kualitasnya sudah menurun, membusuk, karena nelayan menangkap sudah melebihi,” kata Aliman saat dihubungi PINTOE.CO, Rabu (7/5/2024). 

Ia menambahkan penanganan ikan yang kurang baik saat masih di laut juga menyebabkan ikan membusuk saat sampai di darat, sehingga kualitasnya ikan menurun.

Menurut Aliman, ikan yang dibuang beberapa waktu lalu adalah hasil sortiran nelayan yang sudah membusuk di arae TPI. 

"Sudah tidak layak jual karena kondisinya yang hancur, tidak buang oleh nelayan, kami bersihkan," kata Aliman.

Terkait dengan cold storage kata Aliman, saat ini ada sekitar 7 cold storage aktif di Banda Aceh, namun stok ikan masih banyak. Cold storage adalah gudang penyimpanan bersuhu dingin untuk memperpanjang usia produk tertentu agar tetap segar dan berkualitas. 

“Stok ikan memang ada, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di Belawan, Sibolga, dan Jakarta cold storage-nya penuh, lagi ada stok ikan,” kata Aliman. 

Aliman juga menyebutkan ekspor ikan ke luar negeri saat ini terjadi penurunan sehingga cold storage di sejumlah wilayah di Indonesia penuh. 

ikanaceh beritaikan beritaaceh