Malaysia Banjir, 80 Ribu Warga Terpaksa Mengungsi
Kelantan dan Terengganu adalah wilayah yang paling parah terdampak banjir.

Banjir yang melanda Malaysia menewaskan tiga orang, sementara 80 ribu lainnya mengungsi. I Foto: Bernama
PINTOE.CO - Tiga orang tewas dan lebih dari 80 ribu warga dievakuasi akibat banjir di Malaysia. Pemerintah setempat menyebut banjir terjadi di beberapa negara bagian. Kelantan dan Terengganu adalah wilayah yang paling parah terdampak banjir.
Banjir biasa terjadi di timur semenanjung Malaysia selama musim hujan antara Oktober dan Maret. Namun, pekan ini hujan deras menyebabkan evakuasi massal di negara bagian Kelantan yang berbatasan dengan Thailand.
Situs web Pusat Komando Bencana Nasional Malaysia mengatakan tiga orang tewas dan 80.589 orang dievakuasi ke tempat pemungutan suara di tujuh negara bagian hingga Jumat pagi, 29 November 2024.
Wakil Perdana Menteri dan Ketua Komite Manajemen Bencana Nasional, Ahmad Zahid Hamidi, mengatakan banjir diperkirakan akan lebih parah dari tahun 2014 yang menyebabkan 250 ribu orang terpaksa dievakuasi.
"Mengingat parahnya situasi, semua pihak telah dimobilisasi untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban banjir," ujarnya, seperti dikutip kantor berita Bernama.
Zahid mengatakan pemerintah sudah mengerahkan lebih dari 82 ribu personel keamanan serta perahu penyelamat, kendaraan roda empat, dan helikopter.
Awal pekan ini Departemen Meteorologi Malaysia telah memperingatkan bahwa gelombang monsun akan membawa hujan lebat dan berkepanjangan di timur semenanjung hingga 1 Desember.[]