Toke Awi mengatakan gas oplosan sudah banyak beredar di Aceh. Para pelaku mengoplos gas 3 kilogram (kg) ke 12 kg. Menurutnya, tindakan tersebut harus disiasati agar tidak merugikan masyarakat Aceh.

Gas Oplosan Marak di Aceh, Hiswana Migas Ajak Awasi Bersama

Ilustrasi Gas 3 kg

PINTOE.CO - Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, Nahrawi Noerdin atau Toke Awi mengaku geram dengan banyaknya gas oplosan yang masuk dari luar ke Aceh.

Toke Awi mengatakan gas oplosan sudah banyak beredar di Aceh. Para pelaku mengoplos gas 3 kilogram (kg) ke 12 kg. Menurutnya, tindakan tersebut harus disiasati agar tidak merugikan masyarakat Aceh.

"Di Aceh lagi marak-maraknya tabung oplosan dari Medan dan marketnya di Aceh, yang dari 3 kg dioplos ke 12 kg. Itu yang perlu siasati," kata Toke Awi, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Ia mengungkap Aceh kerap menjadi sasaran black market atau pasar gelap penjualan gas subsidi di Tanah Rencong. Gas oplosan tersebut datang dari luar Aceh.

"Gas oplosan itu sangat berisiko, karena tidak ada safety (keamanan)," jelasnya.

Oleh karena itu, Toke Awi mengajak semua pihak untuk menggunakan produk gas resmi dari Pertamina yang sudah dijamin aman dalam pemakaiannya.

"Maka kita imbau warga belilah produk aman dari Pertamina," pungkasnya.[]

gas 3kg gas oplosan hiswana migas aceh pertamina pasar gelap