Menurut Marciano, ambruknya atap venue cabang olahraga menembak itu murni akibat cuaca buruk.

 Atap Venue Menembak PON XXI Ambruk, Ketua KONI: Semua Atlet Diistirahatkan

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman

PINTOE.CO - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman mengatakan akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan atap venue cabor menembak PON XXI di Mata Ie, Aceh Besar, ambruk terpaksa dihentikan sementara.

“Atlet hari ini kita istirahatkan dan dipulangkan ke hotel," kata Marciano Norman saat memberi keterangan pers di Media Center PON XXI di Hotel Hermes Banda Aceh, Selasa, 17 September 2024.

Menurut Marciano, ambruknya atap venue cabang olahraga menembak itu murni akibat cuaca buruk. Karena itu, hujan dan anginnya sangat ekstrim sehingga ada bagian palang airnya itu yang tidak mampu dan akhirnya jebol.

"Hujan dan angin ekstrim mengakibatkan palang air di lapangan tembak jebol. Ini terjadi pagi tadi," ujarnya.

Marciano menjelaskan, kejadian ambruk tersebut berlangsung di lapangan tembak untuk nomor 10 meter, yang kebetulan pertandingannya sudah selesai dan pemenangnya sudah menerima penghargaan.

Dari total 40 nomor pertandingan, kata Marciano,  21 nomor telah selesai pertandingan. Sementara 19 nomor lainnya masih harus dipertandingkan.

"Jika cuaca memungkinkan, 19 nomor pertandingan akan tetap berlangsung esok hari. Beberapa nomor yang dilaksanakan di dalam ruangan (indoor) dipastikan bisa tetap berjalan sesuai rencana," ucapnya.

Marciano menekankan lapangan tembak Mata Ie di Aceh ini akan menjadi salah satu lapangan terbaik di Indonesia.

Kementerian PUPR, kata Marciano, sebagai penanggung jawab pembangunan fasilitas ini, sedang berupaya keras untuk melakukan perbaikan cepat agar pertandingan bisa dilanjutkan.

"Keputusan penundaan ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta yang memahami situasi akibat cuaca ekstrem," pungkasnya.[]

ponxxi venuepon venuemenembak