Saat peletakan batu pertama pada 2015, Presiden Jokowi berharap proyek senilai Rp1,7 triliun itu bisa rampung pada 2019.

Foto-foto Progres Pembangunan PSN Waduk Keureutoe Aceh Utara

Progres pembangunan waduk Keureutoe di Aceh Utara | Foto: Humas Aceh

PINTOE.CO - Sembilan tahun sudah Presiden Joko Widodo meletakkan batu pertama pembangunan waduk atau bendungan Keureuto di Paya Bakong, Aceh Utara.

Saat itu, 10 Maret 2015, Presiden Jokowi mengatakan proyek strategis  nasional senilai Rp1,7 triliun itu ditargetkan rampung dalam 4 tahun. Itu artinya, seharusnya proyek itu sudah selesai pada 2019. Namun, faktanya, hingga 9 tahun kemudian proyek itu tak kunjung selesai.

Jika dirunut, proyek itu telah melewati empat kali pergantian gubernur. Mulai dari Zaini Abdullah, Irwandi, Nova Iriansyah yang menggantikan Irwandi di tengah jalan, hingga Pj Gubernur Ahmad Marzuki.

Padahal, waduk Keureuto sangat vital bagi sektor pertanian di Aceh Utara. Ketiadaan irigasi membuat hasil panen tak maksimal. Beberapa kecamatan di sekitar waduk  mengalami kekeringan.

Dengan luas genangan 896.39 hektar, bendungan ini diharapkan bisa mengairi sawah kurang lebih 9500 hektar, mengendalikan banjir di Lhoksukon dan sekitarnya, dan juga bisa memberikan tambahan aliran listrik kurang lebih 6 MW, serta air baku yang tidak sedikit yaitu 500 liter/detik.

Guna mendorong percepatan penyelesaiannya, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah meninjau langsung progres pembangunannya pada Selasa, 30 April 2024.

Tak sendirian, Bustami mengajak serta Ketua DPR Aceh Zulfadli, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Kabinda Aceh, Pj Bupati Aceh Utara, Pj Walikota Lhokseumawe, Kepala SKPA dan Biro terkait di lingkungan Setda Aceh. Selain itu juga ikut serta Forkopimda Aceh Utara, Bener Meriah serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (Lihat: Pj Gubernur dan Forkopimda Tinjau Bendungan Keureuto, Ajak Bereskan Tepat Waktu)

Usai dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh pada 13 Maret 2024 lalu, kepada PINTOE.CO yang mewawancarainya, Bustami mengatakan membereskan persoalan bendungan dan irigasi adalah salah satu prioritas kerjanya.

Kunjungannya ke Waduk Kereuto adalah bagian dari komitmen itu.

"Ayolah kita semua yang terlibat, saya mohon keseriusan agar semuanya selesai tepat waktu. Mudah-mudahan dengan izin Allah ini bisa terlaksana," kata Bustami kepada para pihak yang terlibat.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 1, Heru Setiawan, melaporkan perkembangan pembangunan Bendungan Keureuto kepada Pj Gubernur dan rombongan.  Menurut Heru, pengerjaan bendungan tersebut ditargetkan bisa selesai pada semester pertama tahun ini.

Foto-foto berikut adalah progres terkini pembangunan bendungan tersebut.[]

waduk bendungan kereutoe acehutara pintoe