Terdapat 535.644 pelaku judi online di Jawa Barat dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,8 triliun.

Jawa Barat Disebut sebagai Provinsi dengan Pemain Judi Online Terbanyak di Indonesia

Ilustrasi (Antara)

PINTOE.CO - WAKIL Ketua DPR RI, Cucun A. Syamsurijal, mengungkapkan bahwa Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data yang ia peroleh, terdapat 535.644 pelaku judi online dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,8 triliun.

"Jawa Barat peringkat satu pengguna judi online terbesar, mulai dari anak-anak hingga dewasa, terutama di wilayah Bogor dan Bekasi," ujar Cucun, melalui keterangannya, Senin (16/12).

Cucun menyatakan judi online telah menjadi ancaman serius yang merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyebut praktik ini sebagai "virus" yang menginfeksi seluruh sendi kehidupan masyarakat Indonesia, dengan dampak buruk yang meluas ke berbagai aspek sosial dan ekonomi.

"Judi online bukan hanya menciptakan kecemasan moral, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. Praktik ini mengerikan karena menciptakan ketergantungan yang sulit diatasi begitu seseorang terjerat," ungkap Cucun.
 
Cucun menjelaskan bahwa efek sosial dari judi online sangat merusak dan mencakup peningkatan angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, serta kejahatan yang disebabkan oleh kecanduan judi.

"Aparat penegak hukum juga akan menghadapi kesulitan memberantas judi online jika pelakunya sudah kecanduan," tambahnya.

Cucun menyebut tanpa kemauan politik yang kuat dari pemerintah, pemberantasan judi online tidak akan efektif. Menurutnya, keberhasilan memberantas praktik ini membutuhkan koordinasi yang erat antara berbagai lembaga, seperti Kominfo, OJK, Polri, dan Kejaksaan.

"Kuncinya ada di political will. Jika pemerintah memiliki tekad tersebut, maka Kominfo, kepolisian, dan kejaksaan harus berkoordinasi secara maksimal untuk memberantas judi online," kata politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Cucun menambahkan bahwa penanganan judi online memerlukan langkah-langkah konkret, termasuk pelibatan legislatif untuk mendukung kebijakan pemerintah.

"Kami dari legislatif bersama dengan OJK hadir sebagai bentuk perhatian untuk menghentikan praktik judi online yang merusak ini," pungkasnya seperti dikutip dari Media Indonesia.[]

jawa barat paling banyak pemain judi online