Menurut M. Nasir Syamaun, pencapaian ini tidak terlepas dari upaya bersama dan komunikasi yang efektif antara Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, dan pemerintah pusat.

Kadispora Aceh: Pemerintah Pusat Setujui Semua Kebutuhan Anggaran untuk PON ke-21

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, M Nasir Syamaun. | Foto: infopublik

PINTO.CO - Pemerintah pusat menyetujui seluruh anggaran yang diperlukan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Provinsi Aceh. Proses verifikasi telah dilakukan terhadap anggaran yang diajukan.

"Kebutuhan anggaran untuk Pengadaan alat pertandingan sebanyak Rp 184.507 miliar Rp 184.507 miliar, biaya perangkat pertandingan Rp 75 miliar, biaya penyelenggaraan Rp 271.572 miliar disetujui semuanya, yang masih dalam proses biaya open ceremony Rp 140 miliar, Insyaallah ini juga akan disetujui," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, M Nasir Syamaun kepada PINTOE.CO, Kamis (25/4/2024).

Menurut M. Nasir Syamaun, pencapaian ini tidak terlepas dari upaya bersama dan komunikasi yang efektif antara Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, dan pemerintah pusat. Hubungan yang solid dan kerja sama yang baik telah menjadi landasan yang kuat dalam memastikan pemenuhan semua kebutuhan yang diperlukan untuk penyelenggaraan PON ke-21 di tanah Aceh.

"Ini berkat hubungan dan komukasi baik antara Pak Gubernur Bustami dengan pemerintah pusat," katanya.

Selain itu, M. Nasir juga menegaskan pentingnya percepatan proses renovasi venue pertandingan yang ada di Aceh. Dengan target penyelesaian pada bulan Juli mendatang, harapannya adalah agar semua venue siap secara optimal untuk mendukung suksesnya PON ke-21. 

Nasir menjelaskan bahwa kesiapan venue pada bulan Juli memiliki signifikansi penting, mengingat panitia akan perlu melakukan serangkaian tes dan persiapan khusus, terutama untuk venue-venue utama yang akan menjadi pusat perhatian saat acara pembukaan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa waktu yang tersisa harus dimanfaatkan dengan maksimal agar tidak ada keterlambatan dalam penyelesaian renovasi. 

Dengan demikian, upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya perlu ditingkatkan untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar dan tepat waktu. 

"Kesuksesan penyelenggaraan PON ke-21 di Aceh tidak hanya menjadi prestasi bagi daerah, tetapi juga menjadi perwujudan dari komitmen nasional dalam memajukan dunia olahraga Indonesia secara keseluruhan," pungkasnya.
 

kadisporaaceh pon21 aceh pintoe